Selain Alisjahbana bertarung lagi pada Pilwali Surabaya 2010 mendatang sebagai Walikota Surabaya, Wakil Ketua Partai Golkar DPD Jawa Timur Yusuf Husni juga incar L-1.
"Saya punya peluang untuk mencalonkan diri, karena saya mempunyai pengalaman dan kekuatan struktur organisasi," kata Yusuf Husni kepada wartawan di sela-sela acara deklarasi pencalonannya di RM Taman Sari, Jalan Taman Apsari, Genteng, Surabaya, Jumat (18/12/2009).
Struktur organisasi yang mendukung eks anggota DPRD Kota Surabaya dan DPRD Jatim ini yakni Pemuda Panca Marga (PPM), AMPG (Angkatan Muda Partai Golkar) dan Kosgoro. Selain itu, Wakil Ketua Partai Golkar DPD Jatim ini juga mengklaim mendapat dukungan 80 persen dari pengusaha UKM (usaha kecil menengah), petani dan nelayan di Kota Surabaya.
"Ada empat hal permasalahan Kota Surabaya yang harus diselesaikan yakni, kemiskinan, pengangguran, ketimpangan ekonomi dan menekan angka urbanisasi," tuturnya.
Meski mengklaim banyak dukungan dari elemen masyarakat di Surabaya, Yusuf Husni yang biasa dipanggil Cak Ucup tetap menjalankan peraturan partainya. Dan akan menunggu rekomendasi dari Partai Golkar turun, untuk bertarung memperebutkan kursi L1.
"Kegiatan ini kan termasuk saya bekerja, terserah partai apakah akan memilih mencalonkan sebagai Walikota, Wakil Walikota atau tidak sama sekali," terangnya.
Yusuf juga menyinggung tidak boleh ada kader yang mengkampanyekan dirinya sebagai Calon Walikota Surabaya dengan membawa nama Partai Golkar. "Itu tidak boleh, harus menunggu rekomendasi dari partai. Sampai saat ini, partai belum menunjuk siapa calon yang diusungnya," tegasnya.
Pengusaha apotek ini mengaku tidak ingin berandai-andai, jika ada partai selain Golkar yang mengusungnya menjadi Cawali Surabaya pada pilwali nanti. "Saya harus konsultasikan ke partai, karena yang memilih itu partai," jelasnya.
Sebelumnya, banyak tokoh yang mendeklarasikan bertarung sebagai Cawali Surabaya pada Pilwali Surabaya 2010, seperti Wisnu Wardhana, Ketua Partai Demokrat DPC Kota Surabaya dan tokoh-tokoh lainnya.
Bahkan hari ini di tempat yang sama hanya di ruang yang berbeda, dua orang mencalonkan dirinya sebagai Calon Walikota Surabaya, yakni Alisjahbana dan Yusuf Husni, di RM Taman Sari, Jalan Taman Apsari, Genteng Surabaya.
Bedanya, deklarasi Alisjahbana dihadiri puluhan orang dari beberapa tokoh dan elemen muda. Sedangkan, deklarasi Yusuf Husni undangan yang hadir mencapai ratusan orang dari beberapa tokoh dan elemen masyarakat lainnya.
READ MORE - Giliran Cak Ucup Incar L-1
"Saya punya peluang untuk mencalonkan diri, karena saya mempunyai pengalaman dan kekuatan struktur organisasi," kata Yusuf Husni kepada wartawan di sela-sela acara deklarasi pencalonannya di RM Taman Sari, Jalan Taman Apsari, Genteng, Surabaya, Jumat (18/12/2009).
Struktur organisasi yang mendukung eks anggota DPRD Kota Surabaya dan DPRD Jatim ini yakni Pemuda Panca Marga (PPM), AMPG (Angkatan Muda Partai Golkar) dan Kosgoro. Selain itu, Wakil Ketua Partai Golkar DPD Jatim ini juga mengklaim mendapat dukungan 80 persen dari pengusaha UKM (usaha kecil menengah), petani dan nelayan di Kota Surabaya.
"Ada empat hal permasalahan Kota Surabaya yang harus diselesaikan yakni, kemiskinan, pengangguran, ketimpangan ekonomi dan menekan angka urbanisasi," tuturnya.
Meski mengklaim banyak dukungan dari elemen masyarakat di Surabaya, Yusuf Husni yang biasa dipanggil Cak Ucup tetap menjalankan peraturan partainya. Dan akan menunggu rekomendasi dari Partai Golkar turun, untuk bertarung memperebutkan kursi L1.
"Kegiatan ini kan termasuk saya bekerja, terserah partai apakah akan memilih mencalonkan sebagai Walikota, Wakil Walikota atau tidak sama sekali," terangnya.
Yusuf juga menyinggung tidak boleh ada kader yang mengkampanyekan dirinya sebagai Calon Walikota Surabaya dengan membawa nama Partai Golkar. "Itu tidak boleh, harus menunggu rekomendasi dari partai. Sampai saat ini, partai belum menunjuk siapa calon yang diusungnya," tegasnya.
Pengusaha apotek ini mengaku tidak ingin berandai-andai, jika ada partai selain Golkar yang mengusungnya menjadi Cawali Surabaya pada pilwali nanti. "Saya harus konsultasikan ke partai, karena yang memilih itu partai," jelasnya.
Sebelumnya, banyak tokoh yang mendeklarasikan bertarung sebagai Cawali Surabaya pada Pilwali Surabaya 2010, seperti Wisnu Wardhana, Ketua Partai Demokrat DPC Kota Surabaya dan tokoh-tokoh lainnya.
Bahkan hari ini di tempat yang sama hanya di ruang yang berbeda, dua orang mencalonkan dirinya sebagai Calon Walikota Surabaya, yakni Alisjahbana dan Yusuf Husni, di RM Taman Sari, Jalan Taman Apsari, Genteng Surabaya.
Bedanya, deklarasi Alisjahbana dihadiri puluhan orang dari beberapa tokoh dan elemen muda. Sedangkan, deklarasi Yusuf Husni undangan yang hadir mencapai ratusan orang dari beberapa tokoh dan elemen masyarakat lainnya.




![~~~:::[[ Official Hartap Gank ]]:::~~~ ~~~:::[[ Official Hartap Gank ]]:::~~~](http://www.freewebs.com/renma/hartap-gank/banner.gif)


